Setelah masa suram "St. Anger", akhirnya Metallica mengeluarkan album terbarunya, Death Magnetic. Dialbum yg direlease tahun 2003 itu memang Metallica benar-benar terkesan sangat aneh, apabila kita membandingkan dengan album2 milik mereka sebelumnya.Datangnya dua jenius ini semakin membuat Metallica berkibar. Terutama karena kemampuan mereka semua dalam mencipta dan meng-arransemen musik. Meski belum punya album resmi, namun lagu2 dari album demo tsb sudah dikenal masyarakat. Sayangnya, seperti kebanyak musisi metal, Mustaine jg terjangkit kecanduan obat bius tingkat akut. Tidak mau seperti band-band lain yg personilnya mati akibat over, Hetfield menendang (benar2 menendang) keluar Mustaine dari bis dan Metallica. Nasib yg membawa Mustaine bertemu dg Dave Ellefson. Perseteruan ini sangat terkenal di tahun 1983 kala itu. Banyak pihak yg menyayangkan kejadian itu. Tapi sekarang saya malah bersyukur, karena sekarang kita punya 2 band BESAR. Metallica dan Megadeth (bentukan Mustaine).
Posisi Mustaine kemudian diisi oleh Kirk Hammet dari Exodus. "Line up" ini menelorkan album resmi pertama mereka, Kill Em all. Berturut kemudian ditahun 84', album kedua muncul, Ride The Lightning dan album ketiga mereka Master of Puppets. Album-album legendaris dg single2 legendaris juga.
Album2 Metallica



Bagi pencinta metal Indo thn 80'an mungkin/pasti ingat bila band2 metal Indonesia menyanyikan lagu2 dari barat, single2 Metallica menjadi lagu yg wajib dimainkan. Mulai Seek and Destroy (album 1), Creeping Death (album 2) dan Master of Puppet (3).
Album2 itu mengantar Metallica menjadi besar bahkan saya, pemilik otoritas blog ini mengangkat mereka menjadi Rajanya Metal. Mereka tidak lagi main di klub2 dan Bar2 malam tapi mulai merambah stadion2 besar bahkan jg mulai tur keliling negara. September 27, 1986, dalam tur ke negara Eropa, kecelakaan terjadi. Cliff Burton meninggal. Kejadian yg memukul seluruh personel band. Namun, sang Raja harus tetep memimpin. Setelah melalui ujian ketat, Jason Newsteed masuk menggantikan posisi Burton. Album baru keluar tahun 1988, .....And Justice for All. Album paling berkualitas dari seluruh karir Metallica. Bahkan single mereka One menjadi number One diseluruh top chart. Posisi kerajaan mereka semakin kuat dengan munculnya album 4 mereka, Black Album tahun 1990. Metallica sudah terdengar dimana2, mulai gurun pasir afrika hingga gang2 kecil di Indonesia. Enter Sandman, diteriakkan mulai abang becak hingga pegawai2 kantor. Bahkan menang di Grammy Award untuk best performa 2 tahun berturut-turut.
ONE yg number one
Setelah itu, Metallica nampaknya mulai kendur. Album2 berikutnya (Load & Re-Load) sudah mulai melempem dan lembek. Penggemar lama sudah pergi (termasuk saya, hiks), penggemar baru sedikit yg nambah. Tidak ada single yg bakalan menjadi legenda dari sini. Beda sekali dg album2 sebelumnya yg nampaknya bakalan dikenang sepanjang masa. Keadaan ini diperparah dg mundurnya Newsteed. Masuknya Trujillo tidak menambah selesai permasalahan. Walaupun Trujillo termasuk basis hebat dan jenius, namun entah mengapa album baru mereka, Saint Anger justru menambah Metallica terpuruk.
Untuk mengembalikan dominasi mereka, Metallica tahun ini mengeluarkan album terbarunya. Album yg sudah sangat ditunggu oleh penggemarnya. Isu yg beredar, Metallica berusaha kembali "menangkap" penggemar lama. Jenis musik dan audio berusaha untuk disesuaikan dg selera mereka yg jumlahnya jutaan orang. Entah benar ato tidak, namun Death Magnetic (album baru Metallica) nampaknya bakal mengembalikan posisi mereka yg hilang.....
Video baru Metallica, The Day That Never Comes
Metallica Lyrics
The Day That Never Comes Lyrics
Dengerin nih, beberapa lagu barunya yg akan direlease resmi besok:
Death Magnetic
Welkam bek The KINGS.............



3 komentar:
nggak terlalu suka dengan band metalica!
wekekekek!
looh, kenapa..?
mereka legenda, persis gunung tangkuban prahu...:D
metallica keep still on my mind...i'm fallin love with metallica when the first time i heard "master of puppets"
Poskan Komentar